• ESENSI LINGUA Vol.1 No.1 ESENSI LINGUA
    Vol 1 No 1 (2019)

    Esensi Lingua terbit dua kali setahun, yaitu bulan Mei dan Oktober. Edisi perdana ini, yaitu Edisi Februari 2019, Volume 1 No.1, berisi enam tulisan. Edisi ini diawali dengan tulisan pertama yang merupakan hasil karya dari Frina Diniarta Nur. dengan judul ”Metaphorical Switching in a Formal Interview Conducted in Indonesian“. Tulisan kedua adalah hasil penelitian dari Cicih Nuraeni dan Eva Kristina Sagala yang diberi judul ”Sociological Condition of Conan Doyle and Its Relation to the Setting of a Study in Scarlet Novel“.

     

    Tulisan ketiga adalah buah karya dari Abdul Majid Robiansyah dan Susilowaty dengan judul ”Textbook Evaluation: Target Needs Analysis of Vocational Students Majoring In Hospitality“. Tulisan keempat ditulis oleh Dewi Nuryanti yang berjudul “Showing Emotion of Surprise Using Metaphorical Expression by Arabic Descendent Community”. Tulisan selanjutnya adalah tulisan dari Frida Aprilia dan Rini Adriati yang mengambil judul “Annotated Translation of Thumbelina Fairy Tale”. Edisi ini diakhiri dengan tulisan dari Rinda Riztya dengan judul “Transitivity Shift in The Twits’ English and Its Indonesian Translated Versions”.

  • Vol 4 No 1 (2022): ESENSI LINGUA
    Vol 4 No 1 (2022)

    Esensi Lingua terbit dua kali setahun, yaitu bulan Februari dan November. Berikut adalah edisi Bulan x, Volume x No.x, berisi enam tulisan. Edisi ini diawali dengan tulisan pertama yang merupakan hasil karya dari Rinda Riztya dan Sofia F. Rahmani. dengan judul ”An Analysis of Illocutionary Acts Performed by The Two Main Characters in "The Proposal" Movie“. Tulisan kedua adalah hasil penelitian dari Cicih Nueraeni dan Adhytia Nugraha Aria S.A yang diberi judul ”The Racism Resistance in Django Unchained Movie: Main Character“.

     

     

    Tulisan ketiga adalah buah karya dari Britni Delfita Pata’ Allo K dan Dewi Nuryanti dengan judul ”The Use of The Expression Tabe’ to Show Politeness in Toraja Language Short Talks“. Tulisan keempat ditulis oleh Dewi Nuryanti yang berjudul “Pemaknaan Warna Merah Dengan Konotasi Barthes pada Iklan Mobil Ferrari”. Tulisan selanjutnya adalah tulisan dari Frina Diniarta Nur yang mengambil judul “Flouting The Conversational Maxims in A Musical Fantasy Movie”. Edisi ini diakhiri dengan tulisan dari Cut Nina Sausina dengan judul “Self-Punch Lines as Successful Jokes : Analyzing The Stand-Up Comedy Performance of Jimmy O Young”.